Kategori: Model

All about model lives, model celebrations, model parties, anything chic about models, trendy or fashion related that happens in the lives of models we know.

  • Kisah Tragis Diogo Jota-Rute Cardoso : Cinta Remaja Dipisahkan Maut


    Jakarta, Insertlive

    Pesepakbola Liverpool, Diogo Jota meninggal dunia akibat kecelakaan di Spanyol pada 3 Juli 2025. Namun yang lebih tragis adalah Diogo Jota meninggal dua pekan setelah menikah. Diogo Jota menikahi kekasih masa remajanya pada 22 Juni 2025.

    (Srikandy Indah Karina)



    Artikel aslinya

  • Hotman Paris Kawal Kasus 4 Anak Sopir Diduga Dilecehkan Pendeta di Blitar

    Hotman Paris Kawal Kasus 4 Anak Sopir Diduga Dilecehkan Pendeta di Blitar



    Jakarta, Insertlive

    Seorang pendeta berusia 69 tahun berinisial GKBH dari Gereja JKI (Jemaat Kristen Indonesia), Kecamatan Sukorejo, Blitar, diduga melecehkan empat anak di bawah umur berjenis kelamin perempuan yang merupakan anak dari sopirnya, Tangkianjo. Tindakan asusila tersebut diduga terjadi selama dua tahun.

    Hotman Paris, pengacara yang membela Tangkianjo dan anak-anaknya yang jadi korban, mengungkapkan bahwa GKBH memasukkan jarinya ke alat kelamin korban saat melancarkan aksinya. Adapun GKBH disebut menelanjangi korban.

    “Caranya adalah sudah berulang-ulang si oknum pendeta tersebut dengan memasukkan jari-jarinya ke kemaluan dari empat putrinya ini. Tidak bersamaan sekaligus, hari demi hari berbeda, bahkan diajak berenang, telanjang, dan sebagainya,” ujar Hotman Paris saat ditemui di kawasan Jakarta Utara, Jumat (4/7).


    Korban yang berjumlah empat orang merupakan anak-anak dari Tangkianjo. Semua korban masih di bawah umur saat diduga dilecehkan GKBH.

    “Yang pertama putri umur 17 tahun, yang kedua putrinya 15 tahun, yang ketiga putrinya sekarang berusia 13 tahun, yang keempat malah umur 7 tahun,” beber Hotman.

    “Sudah dua tahun lebih (tindak dugaan asusila dilakukan) dengan memasukkan jarinya ke alat kelaminnya, dan payudaranya diraba-raba,” lanjutnya.

    Ayah korban sempat melaporkan kasus yang menimpa anaknya ke Polsek Blitar, tapi dicabut. Kini kasus dibawa ke Polda Jawa Timur dan sudah ditangani sejak 19 Juni 2025.

    “Sudah pernah dilaporkan ke Blitar, dicabut, sekarang dilaporkan ke Bareskrim Polda Jatim,” ucap Hotman.

    Tangkianjo tak kuasa menahan tangis saat menceritakan kasus yang dialami empat anaknya. Menurutnya, apa yang dilakukan bosnya yang merupakan pendeta tersebut sudah keterlaluan

    “Harta saya cuma 4 (anak perempuan saya). Anak-anak saya sekarang tidak sekolah, saya tidak memiliki tempat tinggal. Saya memohon agar penetapan tersangka segera dilaksanakan, dan juga kasus yang di Polres Blitar segera ditangani Bareskrim Polri,” tutur Tangkianjo sambil mengusap air mata.

    Ia kemudian menceritakan awal mula bisa tinggal di Gereja JKI tersebut.

    “Kami ditampung di Gereja itu dari tahun 2022 awal. Jadi setelah penjaga Gereja meninggal dunia, saya ditawari masuk ke dalam Gereja, nginap, kamar, bersama putri-putri saya,” cerita Tangkianjo.

    Anak pertama adalah yang pertama kali mengadu soal pelecehan yang diduga dilakukan pendeta GKBH. Tak terima atas peristiwa itu, Tangkianjo sempat menegur sang pendeta.

    “Saat pertama kali mengetahui, saat anak sulung saya berpamitan main sama temannya, tapi sampai sore nggak pulang. Akhirnya saya cari-cari, ternyata dia cerita, ‘Saya rusak sama pendeta itu’. Akhirnya saya tegur pendetanya langsung, mengakui salah, khilaf, tapi dia mengatakan kejadiannya tidak seperti itu, apa, kasih sayang, saya mandiin dia,” beber ayah korban

    “Oke saya memaafkan saat itu, tapi saya minta ada rapat Gereja. Yang mimpin rapat dia, ketuanya dia. Dan tidak ada yang berubah. Ada saksi di sana, termasuk istrinya,” tambahnya.

    Ayah korban mengaku kini diancam pendeta GKBH. Melawan usai diancam, ayah korban kemudian membawa empat putrinnya ke Jakarta atas pertolongan dari seseorang.

    “Kalau kamu nekat ngelaporin, kamu sengsara di sana. Kemudian anak-anakmu tidak sekolah. Terus kamu mau tidur di mana? Kemudian ada orang baik yang menolong saya untuk membawa saya ke Jakarta,” pungkas ayah korban.

    (yoa/fik)




    Tonton juga video berikut:






    Artikel aslinya

  • Tertipu Agensi di Facebook, Perempuan di Bawah Umur Hamil Usai Jadi Korban TPPO

    Tertipu Agensi di Facebook, Perempuan di Bawah Umur Hamil Usai Jadi Korban TPPO



    Jakarta, Insertlive

    Perempuan di bawah umur asal Lampung berisinial SHM diduga menjadi korban TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang). SHM diduga dijual oleh agensi dari salah satu bar di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat.

    Saat pertama kali tiba di Jakarta, SHM langsung disuruh melayani pria hidung belang. Secara bergantian tiga pria berbeda menyetubuhi SHM hingga hamil.

    “Dia waktu itu tidak mau, karena dia memang protes terus. Ini bar menyediakan plus-plus atau cewek prostitusi, agar barnya segera ditutup,” ujar Hotman Paris, pengacara SHM, saat ditemui di kawasan Jakarta Utara, Jumat (4/7).


    “Inilah wanita yang dalam satu malam dalam keadaan masih perawan dijual ke laki-laki hidung belang. Dan akibat dari melayani, sekarang dia dalam keadaan hamil 8 bulan,” lanjut Hotman.

    Dalam kesempatan yang sama, ibunda korban berkata ingin kasus yang menimpa anaknya segera ditangani polisi. Ibu korban kecewa karena anaknya jadi korban TPPO, padahal SHM punya niat baik untuk bekerja di Jakarta.

    “Saya minta diproses dan diadili. Saya mau bar itu ditutup. Merusak anak bangsa, buat saya,” ucap ibu korban.

    SHM bisa datang ke Jakarta kerena awalnya mencari pekerjaan lewat Facebook. Ia kemudian dapat agensi yang menjanjikannya kerja di kafe dan memfasilitasi akomodasi dari Lampung ke Jakarta.

    Setelah menyadari dirinya dijual oleh agensi, SHM bertengkar dengan agensi tersebut. SHM melawan karena ingin pulang, namun ternyata kalau ingin pulang harus membayar denda Rp2,1 juta.

    Korban akhirnya menyerahkan ponselnya ke agensi sebagai jaminan karena tidak bisa membayar. Korban pulang ke rumah keluarga dengan menggunakan taksi online berkat bantuan orang.

    “Dia waktu itu dijanjikan kerja di kafe, tapi hamil 8 bulan karena disetubuhi tersebut tanpa memakai alat pengaman. Tolong bapak Kapolda Metro Jaya tangkap manusia seperti ini, tutup barnya,” ucap Hotman.

    “Katanya dia nangis-nangis minta pulang. Agennya itu harus ditangkap,” pungkasnya.

    (yoa/fik)




    Tonton juga video berikut:






    Artikel aslinya

  • Ini Sosok Selebram Chasandra Thenu, Wanita di Video Mesum Polisi Ambon

    Ini Sosok Selebram Chasandra Thenu, Wanita di Video Mesum Polisi Ambon



    Jakarta, Insertlive

    Jagat maya tengah dihebohkan dengan video mesum oknum anggota Polda Maluku dengan seorang selebgram wanita berinisial CT. Akibat video mesum tersebut, anggota Polda Maluku yang diketahui berinisial Bripda CYT itu ditahan di penempatan khusus (dipatsus).

    “Bripda CYT yang viral akibat video asusilanya bersama selebgram di medsos,” ujar Ps Kaur Penum Subdid Penmas Polda Maluku, AKP Imelda Haurissa dalam keterangannya, Rabu (2/7).

    Bripda CYT ditetapkan oleh Propam Polda Maluku sebagai terduga atas kasus video mesum tersebut. Ia pun mulai dipatsus sejak Senin (30/6) lalu usai Propam Polda Maluku melakukan gelar perkara.


    “Oknum anggota Ditsabhara Polda Maluku tersebut telah ditetapkan sebagai terduga pelanggar. Saat ini, sudah ditempatkan khusus di rutan Propam Polda Maluku,” beber AKP Imelda.

    “Oknum anggota tersebut telah ditahan sejak tanggal 30 Juni. Ia akan ditahan hingga tanggal 19 Juli,” sambungnya.

    Bripda CYT juga akan menjalani sidang kode etik atas perbuatannya tersebut. Usai sidang tersebut baru akan ditetapkan sanksi yang dijatuhi kepada Bripda CYT.

    “Untuk sanksi yang akan diterima nanti sesuai hasil sidang kode etik profesi,” pungkasnya.

    Sementara itu, pelapor atas kasus ini adalah CT, selebgram yang terlibat dalam video mesum berdurasi 1 menit 6 detik tersebut. Dalam video yang beredar, tokoh wanita tersebut tampak memiliki beberapa tato di tubuhnya.

    Diketahui selebgram berinisial CT tersebut adalah Chasandra Thenu. Dalam unggahan di Instagra Storiesnya, Chasandra mengakui bahwa dirinya lah yang menjadi wanita dalam video mesum tersebut.

    Ia juga mengaku pernah menjalin hubungan asmara dengan Bripda CYT hingga dijanjikan akan dinikahi. Video tersebut diakui Chasandra merupakan koleksi pribadi saat ia dan Bripda CYT masih berpacaran.

    “Saya tidak mau membenarkan diri saya di sini, dan saya akui ini adalah kelalaian saya. Video ini adalah kesepakatan kami berdua dan hanya untuk konsumsi pribadi kami. Kami memang berpacaran dan dia selalu bilang bahwa ini adalah hubungan terakhir, dia ingin menikah dengan saya,” tulis Chasandra Thenu dalam unggahannya, yang kini sudah hilang.

    Chasandra Thenu merupakan selebgram asal Ambon, Maluku. Dalam akun TikToknya, @sukasukaanda___, ia memiliki banyak pengikut. Sementara akun Instagram Chasandra bernama @chsndra.thenu dengan pengikut lebih dari 60 ribu.

    (kpr/kpr)



    Tonton juga video berikut:



    Artikel aslinya

  • Hotman Paris Ungkap Perkembangan Sidang Kasus Penembakan 3 Polisi di Lampung

    Hotman Paris Ungkap Perkembangan Sidang Kasus Penembakan 3 Polisi di Lampung



    Jakarta, Insertlive

    Pengacara korban kasus penembakan maut tiga anggota Polres Way Kanan, Lampung, Hotman Paris, mengatakan persidangan di Pengadilan Militer I-04 Palembang berjalan tidak adil. Pengacara dan keluarga korban meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turun tangan mengawasi jalannya persidangan.

    Hotman menjelaskan ketidakadilan sidang karena hakim di pengadilan fokus mempertanyakan standard operating procedure (SOP) penggerebekan yang dilakukan oleh polisi. Sedangkan pidana penembakan yang berujung tewasnya tiga polisi tidak banyak dibicarakan.

    “Padahal kan pidananya sudah terjadi, gitu kan? Anda melihat bahwa pengadilan militernya lebih memihak ke militernya. Jadi ada 2 profesi di sini, satu militer, satu kepolisian. Jadi pertanyaannya itu lebih mengarah ke arah lebih condong kepada SOP. Seolah-olah lebih banyak mencari kesalahan dari instansi kepolisian,” kata Hotman Paris dalam jumpa pers di kawasan Jakarta Utara, Jumat (4/7).


    “Terus apa lagi? Jadi satu, terlalu tidak menggali motivasi penembakan bahkan yang dicari-cari adalah SOP kepolisian,” lanjutnya.

    Hotman juga menyebut keluarga korban yang menjadi saksi di persidangan mendapat tekanan. Pertanyaan hakim menurutnya lebih banyak mengarah ke rumor ‘setoran’ yang diterima para korban ketimbang kasus penembakannya.

    “Jadi, kasusnya adalah kasus penembakan. Tapi yang dicecar adalah kasus setoran uang. Begitu. Jadi, tidak fokus ke arah tindak pidana penembakan. Apakah itu berencana atau tidak,” jelas Hotman.

    Melihat kondisi terkini dalam sidang, Hotman meminta agar hakim yang memimpin persidangan dapat berlaku objektif atau fokus ke arah kenapa bisa terjadi penembakan. Hotman mengatakan lebih baik mencari tahu apa motivasi penembakan dibandingkan isu setoran.

    “Jangan terlalu berfokus ke arah apakah polisi melakukan SOP, apakah polisi menerima setoran. Karena ini bukan perkara sogok-menyogok, ini perkara tentang penembakan yang menyebabkan matinya tiga polisi. Jadi kita hanya menghimbau public pressure, mudah-mudahan hakimnya mendengar atau atasannya mengawasi kasus ini,” tegasnya.

    Selain itu, dia meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengawasi jalannya persidangan. Jadi menurutnya persidangan dapat berjalan adil.

    “Termasuk kepada Panglima TNI dan juga kepada KSAD. Agar kasus ini dimonitor. Itu kira-kira,” sambungnya.

    Selanjutnya tim kuasa hukum yang mendampingi keluarga korban langsung di pengadilan, Putri Maya Rumanti mengatakan selama proses persidangan, hakim lebih banyak menggali kesalahan dari para korban maupun saksi-saksi. Peristiwa tembakan tak digali.

    “Tapi ini tidak pernah mengarah kepada posisi yang terjadi. Pelaku ini kan sudah jelas melakukan penembakan, tapi itu tidak digali. Hanya mendengarkan keterangan dari saksi-saksi yang justru membela keterangan dari terdakwa,” kata Putri.

    “Jadi, nggak ada sama sekali kita lihat keberpihakan atau membantu menggali ada apa perbuatannya, kemudian kenapa dia melakukan itu, tidak sama sekali tergali,” lanjutnya.

    Kejadian penembakan terhadap tiga polisi itu terjadi Senin (17/3) sore. Saat itu, ketiga polisi tengah melakukan penggerebekan di salah satu lokasi sabung ayam di Way Kanan, Lampung.

    Mereka yang gugur adalah Inspektur Satu (Iptu) Lusiyanto, Brigadir Kepala (Bripka) Petrus Apriyanto, dan Brigadir Dua (Bripda) Ghalib Surya Ganta. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta.

    Dua oknum TNI yang menembak tiga polisi di Way Kanan, Lampung, berinisial Kopda Basar dan Peltu L, resmi jadi tersangka. Keduanya pun dijerat dengan pasal yang berbeda.

    (yoa/yoa)




    Tonton juga video berikut:






    Artikel aslinya

  • Program Zonasi Berubah, Depok Tawarkan Sekolah Swasta Gratis

    Program Zonasi Berubah, Depok Tawarkan Sekolah Swasta Gratis


    Jakarta, Insertlive

    Pendaftaran sekolah swasta gratis di Depok membludak. Hal ini setelah banyak calon siswa baru yang gagal diterima di sekolah negeri. Sampai saat ini, ada sebanyak 50 sekolah swasta di Depok yang terdaftar untuk menawarkan program gratis.

    (Srikandy Indah Karina)



    Artikel aslinya

  • Cerita Selebgram Puspa Dewi Pilih Oplas Jelang Usia 56

    Cerita Selebgram Puspa Dewi Pilih Oplas Jelang Usia 56


    Jakarta, Insertlive

    Tren operasi plastik memang sedang digemari banyak orang. Seperti selebgram Puspa Dewi yang sempat bikin heboh karena wajahnya yang awet muda di usia 58 tahun. Puspa Dewi tak memungkiri bahwa membuat wajah awet muda tak hanya bisa dilakukan dengan satu cara saja. Inilah yang akhirnya membuat Puspa Dewi memutuskan operasi plastik.

    (Srikandy Indah Karina)



    Artikel aslinya

  • Heboh Bambu ‘Ajaib’ di Cianjur Ternyata Sebuah Trik Ilmiah

    Heboh Bambu ‘Ajaib’ di Cianjur Ternyata Sebuah Trik Ilmiah


    Jakarta, Insertlive

    Warga Cianjur dihebohkan dengan adanya bambu ‘ajaib’. Bambu tersebut mengeluarkan air tanpa disambungkan ke sebuah selang. Padahal menurut pembuat bambu ‘ajaib’, hal ini adalah sebuah trik ilmiah dan tidak ada hubungannya dengan dunia magis.

    (Srikandy Indah Karina)



    Artikel aslinya

  • Penumpang Nekat Lompati Pagar di Pintu Stasiun Kereta Cikini

    Penumpang Nekat Lompati Pagar di Pintu Stasiun Kereta Cikini


    Jakarta, Insertlive

    Pemandangan Stasiun Cikini setiap hari memperlihatkan penumpang yang nekat melompat pagar. Banyak penumpang manjat karena menganggap akses masuk Stasiun Cikini terlalu jauh. Pihak PT KCI juga sudah melarang dan ada penjaga di setiap titik pelanggaran.

    (Mila Haryati)



    Artikel aslinya

  • Lapangan Futsal Apung di Muara Angke Jadi Hiburan Bagi Warga

    Lapangan Futsal Apung di Muara Angke Jadi Hiburan Bagi Warga


    Jakarta, Insertlive

    Warga Muara Angke, Pluit bisa merasakan lapangan apung ‘Bela Negara’ yang diprakarsai oleh Presiden Prabowo Subianto. Lapangan futsal ini dibangun di atas air dengan ditopang 1.780 kubus HDPE yang bisa menampung 1.000 orang. Lapangan apung ini juga aman karena mengikuti pasang surut air laut.

    (Mila Haryati)



    Artikel aslinya